Blog

Yuk, Belajar Sejarah Lewat Museum Jakarta!

SEJARAH GEDUNG MUSEUM JAKARTA

Dahulu kala Museum Jakarta berawal digunakan sebagai Balaikota. Tempat ini menjadi gedung Balaikota saat pada pemerintahan zaman Belanda (VOC). Gubernur Jenderal Pieter de Carpentier memutuskan untuk membangun ulang gedung tersebut pada tanggal 27 April 1626. Dan lanjut merenovasi gedung tersebut kembali pada tangal 10 Juli 1710 pada masa pemerintahan yang di pegang oleh Gubernur Jenderal Abraham van Riebeeck. Selain Museum dahulu gedung ini menjadi multifungsi sebagai Kantor Catatan Sipil dan lain-lain. Kemudian pada tahun 1925 hingga 1942 digunakan sebagai Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Di tahun yang bersamaan juga di manfaatkan sebagai Markas Komando Militer Kota (KMK) dan menjadi awal terbentuknya Kodim 0503 Jakarta Barat. Kemudian menjadi Naungan dibawah Pemda Jakarta dan menjadi museum pada tahun 1974.

SEJARAH MUSEUM JAKARTA

Sejarah Museum ini kerap memiliki sejarah dan perjalanan yang cukup panjang. Dalam rangka memperingati hari lahirnya kota Batavia yang 300 Tahun, warga Batavia khususnya Belanda mulai tertarik untuk mempelajari tentang sejarah kota Batavia. Lalu dibentuk lah yayasan yang dinamakan Oud Batavia (Batavia Lama) yang sengaja dibentuk untuk mengumpulkan seluruh sejarah Kota Batavia, yang terjadi pada tahun 1919. Kemudian Museum ini yang beralamat di Taman Fatahillah No.1, Jakarta Barat, meresmikan museum tersebut pada tahun 1936 oleh Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborgh Stachouwer, dan dibuka untuk umum dari tahun 1939 hingga sekarang.

Museum Belanda Lama ini memiliki peninggalan-peninggalan penting dari zaman pemerintahan Belanda yang tinggal di Batavia sejak abad XVI. Salah satu kolekesinya yaitu.

  • Senjata
  • Buku-buku
  • Mebel
  • Peta
  • Keramik
  • Perabot rumah tangga

MUSEUM JAKARTA MASA KINI

Museum ini bertujuan untuk mengasah ilmu seni dan pengetahuan kita yang berada dibawah naungan Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen, (berjasa juga dalam berdirinya Museum Nasional) pada tahun 1778. Kemudian Museum Oud Batavia ini merubah namanya sejak pada masa kemerdekaan menjadi Museum Djakarta Lama oleh LKI (Lembaga Kebudayaan Indonesia) dan lanjut diserahkan oleh Pemda Jakarta pada taun 1968. Dan memindahkan koleksi dari museum Djakarta Lama ke Museum Sejarah Jakarta. Dan ditambah dengan koleksi dari Museum Nasional pada tanggal 30 Maret 1974.

Pada tahun 1999, selain memamerkan benda atau peninggalan Belanda pada masa penjajahan, Museum ini bertekad untuk melestarikan budaya dan nilai sejarahnya. Dengan menjadikan Museum tempat bagi semua orang dewasa, bahkan untuk penyandang stabilitas. Untuk mengasah dan menggali pengetahuan dalam sejarah penting Indonesia. Museum ini juga memanfaatkan fasilitas agar semua orang tidak mudah bosan dan menjadikan tempat ini sebagai wisata.  Agar menarik para wisatawan, Museum ini menyediakan informasi penting tentang awal mulanya perjalanan sejarah kota Jakarta sejak saat masa penjajahan, hingga sekarang. Museum Jakarta membentuknya semenarik dan sekreatif mungkin agar Warga Indonesia khususnya warga Jakarta dan sekitarnya mengetahui sejarah penting itu. Kemudian Museum ini juga rutin menyelenggarakan acara yang mengasah kreativitas. Guna untuk menarik perhatian pengunjung agar warga mau dan tertarik untuk mempelajari sejarah. Karena warga Indonesia harus mengerti pentingnya melestarikan sejarah akan mewariskan sejarah tersebut kepada anak ataupun cucu kita nanti.

 

Leave a comment