Blog

Wisata Malam Yogyakarta, Sejuk dan Mudah Dijangkau

 

Wisata Malam Yogyakarta – Kamu pernah cobain wisata malam nggak nih? Tanpa panas dan tanpa keringetan. Kadang-kadang kita juga malas kemana-mana karena terik matahari yang begitu kuat. Tapi kamu jangan khawatir, kalau ingin melepas penat di malam hari, ada sejumlah tempat yang bisa kamu kunjungi. Kali ini, Ayo Traveling bakal merangkum wisata malam Yogyakarta  yang relatif  dekat dan bisa kamu kunjungi sewaktu-waktu. Berikut daftarnya:

 

BACA JUGA

5 Oleh-oleh Khas Semarang Yang Selalu di Buru Para Wisatawan

4 Destinasi wisata Hutan Mangrove di Indonesia

Hotel Medan yang Murah dengan Fasilitas dan Layanan Terbaik

5 Rekomendasi Sewa Apartemen Jakarta Termurah

Wisata 3 Pulau Gili Lombok yang penuh pesona

Top 5 Cafe Medan yang Sangat Populer Langanan Para Selebgram

10 Destinasi wisata di Bandung yang sangat instagramable

 

1. Jalan Malioboro

Malioboro merupakan jantungnya kota Jogja. Belum afdol rasanya kalau kamu ke Jogja tapi belum mengunjungi Malioboro. Malioboro yang kini menjadi semi pedestrian yang memberikan kenyamanan bagi pengunjung untuk berbelanja maupun mengabadikan momen di sisi jalan. Di Malioboro kamu bisa menikmati berbagai macam kuliner yang hanya dapat dijumpai di malam hari.

 

2. Titik Nol Kilometer

 

Kawasan Nol Kilometer, merupakan kawasan yang dikelilingi bangunan Belanda seperti Bank Indonesia, Bank BNI dan Monumen Serangan Umum 1 Maret. Titik nol kilometer Kota Yogyakarta merupakan titik yang menjadi patokan penentuan jarak antar daerah di Yogyakarta atau kota-kota lain di luar Yogyakarta. Pada saat malam hari bangunan-bangunan disinari lampu-lampu yang sayup. Sehingga memunculkan kesan romantisnya sudut kota Yogyakarta.

 

3. Alun-alun Lor

 

Merupakan halaman depan Keraton Yogyakarta. Berkunjung ke lokasi tersebut di malam hari menambah kesan suasana Jogja yang sesungguhnya. Pengunjung atau wisatawan dapat menikmati kuliner seperti cafe bernuansa outdoor di sisi timur Keraton. Kepercayaan seputar mitos ini berkembang ketika di zaman HB VI. Dalam kepercayaan warga lokal, Keraton Yogya memang memiliki ‘hubungan’ spesial dengan Nyi Roro Kidul, penguasa laut selatan.

Makanya banyak yang meyakini bahwa dahulu orang-orang yang hendak berbuat jahat ke Keraton Yogyakarta akan kehilangan kesaktiannya setelah melewati kedua beringin kembar tersebut.

 

4. Alun-alun Kidul

Kelap kelip lapu hias yang dipasangkan di sepeda dan odong-odong menjadi daya tarik yang hits di Jogja. Setelah berkeliling dengan sepeda atau odong-odong dengan musik, pengunjung dapat menyantap mie instan atau ronde yang ada di pinggiran trotoar. Belum lengkap rasanya kalau belum berkunjung ke alun-alun kidul. Disinilah tempat menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman. Sehingga dapat menambah kesan dan malam di Kota Yogyakarta.

 

Leave a comment