Wisata kampung Inggris pare mungkin telah di kenal ke berbagai pelosok daerah di Indonesia. wisata yang satu ini banyak di buru oleh parawisatwan yang ingin menikmati belajar sambil berwisata disini.

Sebagian orang yang mendengar “wisata kampung Inggris” akan berpikir bahwa di tempat wisata yang satu ini banyak orang bule yang tinggal menetap di sana dengan. Atau mungkin sebagian wisatawan yang mendengar akan berpikiran bahwa orang-orang disana mulai dari petani, Pedagang sayur, pedagang mie ayam hingga pedagang baju dan lainya di sana cas cis cus menggunakan Bahasa inggris mulai dari balita, anak muda hingga orang tua  layak nya di negara Inggris.

Mungkin beberapa media sosial, baik media elektronik maupun cetak. Bnayak mengabarkan seperti itu. Namun perlu anda ketahui. Tidak semua pemberitaan itu benar dan sesuai fakta yang ada di sana.

 

wisata-pare

Kampung Inggris

Nama kampung ini sebetul nya bukan kampung Inggris, nama tersebut hanyalah sebuah julukan yang di berikan untuk sebuah kampung yang berada di desa Tulungrejo. Kec. Pare, Kediri Jawa Timur.

Kebanyakan para wisatawan yang datang kesana tidak hanya berkunjung seharian kemudian pulang kembali. Kebanyakan dari para wisatwan yang datang untuk berkunjung menetap beberapa bulan untuk belajar Bahasa inggris di sana.

Saat anda singgah di kampung tersebut anda akan mendapati puluhan tempat kursus Bahasa disana. Sekitar 100 lembaga kursus terdapat di kampung tersebut. anda tinggal memilih saja salah satu dari lembaga tersebut.

pare-kediri

Biaya kursus

Biaya kursus di wisata tersebut relative terjangkau dan normal. Sekitar Rp.450.000 sampai Rp.700.000 ribuan saja perbulan nya.

Biaya kost kampung Inggris

Biaya berikutnya yang harus anda ketahui saat memutuskan belajar sambal berwisata di kampung ini yaitu biaya kost. Biaya kost di kampung ini hanya sekitar Rp.250.000 hingga Rp.400.000 an saja perbulan nya.

Biaya hidup kampung Inggris

Biaya hidup di kampung ini tidak begitu mahal, dalam sekali makan anda hanya cukup menghabiskan uang senilai 6.000 rupiah saja untuk satu porsi makanan di sana. Tergantung bagai mana cara anda menghemat uang pada saat tinggal di sana.