Danau Ranu kumbolo

Ranu Kumbolo sudah tidak asing lagi di dengar di daun telinga. Terutama bagi para pendaki, danau ini merupakan salah satu daya tarik yang di miliki Gunung Semeru Jawa Timur. Memilki ketinggian sekitar 3.676 meter dan  memilki bentuk kerucut yang cukup menarik. Bagi sebagian besar pendaki Semeru Ranu Kumbolo merupakan salah satu tempat istirahat paling favorit sebelum mereka melanjutkan perjalan mereka menuju puncak semeru. Banyak nya pendaki yang mendirikan tenda disini membuat Ranu Kumbolo menjadi tempat idaman para pendaki smeru. Hanya ada dua titik lokasi yang boleh di jadikan tempat istirahat dan mendirikan tenda di danau ini.

 

Danau Ranukumbolo

Aturan Lokasi Tenda Ranu Kumbolo

Tidak semua lokasi tepi danau dapat kita jadikan tempat mendirikan tenda. Pendaki hanya di beri dua lokasi. Dua lokasi tersebut adalah :

  • Savana dekat pos 4
  • Shelter bukit Ranu Kumbolo.

Selain dari kedua titik lokasi mendirikan tenda tersebut pendaki di larang keras untuk mendirikan tenda di titik lain. Ini di karnakan beberapa titik yang di larang masih di anggap sangat sakral oleh para penduduk sekitar.

Larangan Berenang di Danau Ranu Kumbolo

Jernih nya air mungkin akan sangat menggoda anda ketika anda berada di bibir danau ini. Tapi jangan pernah sekali pun anda mencoba berenang di danau ini. Kali ini bukan karna danau ini terlalu sakral, melainkan karna suhu dingin di danau ini yang tidak menentu dan kedalaman danau ini yang mencapai sekitar 28 meter ini akan menjadi bencana fatal bagi para pendaki yang nekat memaksakan diri berenang di danau ini.

danau

Aturan Mendirikan Tenda di Ranu Kumbolo

Selain larangan di atas, larangan mendirikan tenda terlalu ke bibir danau juga berlaku di sini dan menjadi aturan wajib yang harus di taati oleh para pendaki. Para pendaki hanya boleh mendirikan tenda dengan batas sekitar 15 meter dari bibir danau. ini di karna kana da beberapa hal yang di khawatirkan tercemar nya danau oleh sampah-sampah para pendaki. Jika anda melanggar maka anda akan di usir paksa dari Ranu kumbolo ini.

tenda

Larangan Membuat Api Unggun

Cuaca yang sering berubah-ubah tekadang para pendaki sering memutusan membuat api unggun. Selain untuk mengatasi udara dingin, api unggun tersebut biasanya di kunakan memasak juga oleh para pendaki.

api unggun

Namun hal tersebut tidak berlaku disini. Anda tidak di perkenan kan membuat api unggun sendiri di sini. Ini di karnakan pohon-pohon di sekitar danau yang semakin sedikit. Biasanya petugas TNTS lah yang akan membuat kana pi unggun untuk para pendaki. Api unggun tersebut dapat di gunakan beramai-ramai.

Larangan Memberi Makan Ikan

Larangan lainya saat anda berada di ini yaitu larangan memberi makan ikan yang berada di danau tersebut. Larangan ini agar air danau terjaga kebersihan nya dan tidak tercemar.

danau-ranu-kumbolo-

Etika Mencuci Piring

Saat berada di danau ini anda harus memperhatikan etika mencucui piring di sana. Anda tidak boleh mencuci piring anda langsung di tepi danau. Anda harus membuat lubang kecil sekitar 15 meter jarak nya dari tepi danau. Lubang tersebut berfungsi untuk tempat pembuangan bekas cucian anda nanti nya. Setelah anda selesai mencuci piring dan alat-alat lainya anda harus menutup kembali rapat-rapat lubang tersebut.

 

Toilet Ranu Kumbolo

Jika anda mendaki gunung-gunung lain. Mungkin anda harus membuat galian lubang kecil untuk buang air kecil atau besar. Disini hal tersebut tidak harus anda lakukan. Karena di sana anda telah di sediakan Toilet khusus bagi para pendaki.

 

Indah nya pemandangan di danau ini membuat para pendaki yang melepas lelah di sana betah menikmati suasana nan asri nya pemandangan. Terima kasih telah mampir berkunjung membaca artikel ini. Baca juga artikel-artikel lainya seputar wisata di Blog ini.